BAHAN AJAR KELAS 1

Untuk kelas 1 MI, pembelajaran Al-Qur’an Hadis disusun dengan pendekatan yang menyenangkan dan bertahap. Materi difokuskan pada pengenalan dasar, seperti menghafal surat-surat pendek dan memahami adab sederhana, yang terbagi dalam dua semester .

Berikut adalah rincian materi pokok berdasarkan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar yang umum digunakan:

📖 Semester 1

Fokus utama di semester ini adalah pengenalan awal dan pembiasaan.

  • Menghafal Surat-surat Pendek: Siswa mulai diperkenalkan dengan surat-surat pendek dari Juz ‘Amma. Target hafalan meliputi Surat Al-Fatihah, An-Naas, Al-Falaq, Al-Ikhlas, dan Al-Lahab .
  • Tujuan Pembelajaran: Siswa mampu melafalkan dan menghafalkan surat-surat tersebut dengan benar dan fasih .

🌱 Semester 2

Pembelajaran dilanjutkan dengan menambah hafalan dan pengenalan huruf.

  • Menambah Hafalan Surat Pendek: Target hafalan dilanjutkan dengan Surat An-Nashr dan Al-Quraisy .
  • Mengenal Huruf Hijaiyah: Ini adalah fondasi penting. Siswa dikenalkan pada huruf-huruf hijaiyah dan tanda baca (harakat) serta mulai belajar cara membacanya sesuai dengan tempat keluarnya huruf (makhraj) .
  • Memahami Hadis tentang Kebersihan: Siswa diperkenalkan dengan hadis tentang kebersihan. Tujuannya agar siswa mampu menerjemahkan secara sederhana, menghafalkan, serta menunjukkan perilaku bersih dalam kehidupan sehari-hari .
  • Tujuan Pembelajaran: Siswa mampu membaca huruf hijaiyah, melanjutkan hafalan surat pendek, serta memahami dan mengamalkan nilai kebersihan dari hadis .

💡 Pendekatan dalam Pembelajaran

Untuk mendukung pemahaman siswa kelas 1, bahan ajar biasanya dirancang dengan:

  • Konteks yang Dekat: Materi dikaitkan dengan kehidupan sehari-hari, misalnya studi kasus sederhana tentang kebersihan .
  • Aktivitas Beragam: Terdapat aktivitas mandiri dan kelompok yang melatih keterampilan berpikir serta pemahaman siswa .
  • Terjemahan Per Kata: Memudahkan siswa memahami arti dari surat dan hadis yang dipelajari .

Rincian Target Hafalan Surat Pendek Kelas 1

No.SuratJumlah AyatIsi Kandungan SederhanaCatatan untuk Guru
1Al-Fatihah7Induknya Al-Qur’an, wajib dibaca dalam shalat. Mengandung pujian kepada Allah dan permohonan petunjuk.Prioritas utama karena dibaca setiap rakaat shalat. Ajarkan dengan pelafalan yang sangat teliti (tajwid dasar seperti mad dan ghunnah).
2An-Naas6Memohon perlindungan Allah dari godaan setan yang membisikkan kejahatan.Surat pendek dengan pengulangan kata yang mudah diingat. Biasakan membaca sebagai doa perlindungan sebelum tidur.
3Al-Falaq5Memohon perlindungan Allah dari kejahatan makhluk, kegelapan, sihir, dan hasad (dengki).Ajarkan bahwa surat ini adalah “doa pagi” untuk meminta keselamatan.
4Al-Ikhlas4Menegaskan keesaan Allah (tauhid). “Allah itu Esa, tidak beranak dan tidak diperanakkan.”Setara dengan sepertiga Al-Qur’an. Lafalnya pendek dan tegas, mudah dihafal.
5Al-Lahab5Kisah tentang Abu Lahab (paman Nabi) yang menentang dakwah dan akan celaka.Membantu siswa memahami bahwa perbuatan buruk akan mendapat balasan.
Tambahan (Semester 2)An-Nashr3Pertolongan Allah dan kemenangan (Fathu Makkah) akan datang, maka bertasbih dan memohon ampun.Sangat pendek (3 ayat), cocok untuk menambah semangat hafalan siswa.
Tambahan (Semester 2)Al-Quraisy4Kenikmatan Allah kepada suku Quraisy, agar mereka menyembah Allah yang memberi makan dan keamanan.Mengaitkan dengan rasa syukur atas makanan dan keamanan yang dirasakan sehari-hari.

Tips Mengajarkan Hafalan untuk Kelas 1

  1. Metode Pengulangan (Talaqqi):
    • Guru membaca satu ayat, siswa menirukan secara bersama-sama, lalu satu per satu. Lakukan pengulangan minimal 5-7 kali setiap pertemuan .
  2. Bernyanyi atau Melodi:
    • Surat pendek dilantunkan dengan irama sederhana dan ceria agar lebih mudah diingat oleh otak anak .
  3. Visual dan Gerakan:
    • Gunakan kartu bergambar untuk setiap kata kunci. Misalnya, untuk Surat Al-Fil, tunjukkan gambar gajah; untuk Al-Ma’un, tunjukkan gambar anak yatim.
  4. Setoran Hafalan Bertahap:
    • Target per minggu: 1 surat (untuk yang pendek seperti Al-Ikhlas) atau 2 pertemuan untuk surat yang lebih panjang (Al-Fatihah).
  5. Reward (Penghargaan):
    • Berikan stiker bintang atau pujian di depan kelas setiap kali siswa berhasil menyelesaikan setoran hafalan, untuk memotivasi teman-teman lainnya .

Contoh Kalimat Pengantar untuk Siswa

“Anak-anak, hari ini kita akan belajar surat yang sangat istimewa. Namanya Surat Al-Ikhlas. Surat ini hanya 4 ayat, tetapi pahalanya sangat besar, sama dengan membaca sepertiga Al-Qur’an. Ayo, kita baca bersama-sama. Dengarkan Ibu/Guru dulu ya… Qul huwallahu ahad…

Rincian Surat An-Nashr dan Al-Quraisy


1. Surat An-Nashr (الْنَّصْرُ) – “Pertolongan”

  • Jumlah Ayat: 3 ayat
  • Urutan dalam Al-Qur’an: Surah ke-110
  • Klasifikasi: Madaniyyah (turun di Madinah)

Teks Arab, Latin, dan Artinya

AyatArabLatinArtinya
1إِذَا جَاءَ نَصْرُ اللَّهِ وَالْفَتْحُIdzā jā-a nashrullāhi wal-fat-h“Apabila telah datang pertolongan Allah dan kemenangan,”
2وَرَأَيْتَ النَّاسَ يَدْخُلُونَ فِي دِينِ اللَّهِ أَفْوَاجًاWa ra-aitan-nāsa yadkhulūna fī dīnillāhi afwājā“Dan engkau melihat manusia masuk agama Allah dengan berbondong-bondong,”
3فَسَبِّحْ بِحَمْدِ رَبِّكَ وَاسْتَغْفِرْهُ ۚ إِنَّهُ كَانَ تَوَّابًاFa sabbiḥ biḥamdi rabbika wastaghfir-hū, innahū kāna tawwābā“Maka bertasbihlah dengan memuji Tuhanmu dan mohonlah ampun kepada-Nya. Sungguh, Dia Maha Penerima tobat.”

Isi Kandungan Sederhana untuk Anak Kelas 1

  • Ayat 1-2: Allah akan menolong hamba-Nya dan memberikan kemenangan. Banyak orang akan masuk Islam secara ramai-ramai (seperti saat peristiwa Fathu Makkah).
  • Ayat 3: Ketika mendapat kemenangan, kita tidak boleh sombong. Kita harus memuji Allah dan meminta ampun kepada-Nya.

Nilai yang Bisa Diajarkan

  • Bersyukur atas pertolongan yang diberikan Allah.
  • Rendah hati (tidak sombong) ketika mendapat keberhasilan.
  • Rajin berdoa dan beristighfar (meminta ampun).

Cara Mengajarkan ke Anak Kelas 1

  1. Cerita Singkat: Ceritakan bahwa surat ini turun ketika Nabi Muhammad saw. berhasil menaklukkan Kota Makkah dengan damai. Allah memerintahkan Nabi untuk tetap memuji Allah dan meminta ampun, bukan malah membanggakan diri.
  2. Gerakan: Saat ayat 1-2, angkat tangan seperti menang (kemenangan). Saat ayat 3, tepuk dada dan minta ampun (sambil mengucap “astaghfirullah”).
  3. Lagu/Irama: Gunakan irama lagu anak yang ceria, misalnya nada “Balonku Ada Lima”, untuk memudahkan hafalan.

2. Surat Al-Quraisy (قُرَيْشٍ) – “Suku Quraisy”

  • Jumlah Ayat: 4 ayat
  • Urutan dalam Al-Qur’an: Surah ke-106
  • Klasifikasi: Makkiyyah (turun di Makkah)

Teks Arab, Latin, dan Artinya

AyatArabLatinArtinya
1لِإِيلَافِ قُرَيْشٍLi īlāfi quraisy“Karena kebiasaan orang-orang Quraisy,”
2إِيلَافِهِمْ رِحْلَةَ الشِّتَاءِ وَالصَّيْفِĪlāfihim riḥlatasy-syitā’i waṣ-ṣayf“(Yaitu) kebiasaan mereka bepergian pada musim dingin dan musim panas.”
3فَلْيَعْبُدُوا رَبَّ هَٰذَا الْبَيْتِFalya’budū rabba hādzal-bait“Maka hendaklah mereka menyembah Tuhan pemilik rumah ini (Ka’bah),”
4الَّذِي أَطْعَمَهُمْ مِنْ جُوعٍ وَآمَنَهُمْ مِنْ خَوْفٍAlladzī aṭ’amahum min jū’i wa āmanahum min khauf“Yang telah memberi mereka makanan untuk menghilangkan lapar dan mengamankan mereka dari rasa takut.”

Isi Kandungan Sederhana untuk Anak Kelas 1

  • Ayat 1-2: Allah mengingatkan nikmat yang diberikan kepada suku Quraisy. Mereka bisa bepergian dengan aman untuk berdagang di musim dingin (ke Yaman) dan musim panas (ke Syam).
  • Ayat 3-4: Karena Allah sudah memberi mereka makanan dan keamanan, maka sudah sepantasnya mereka menyembah Allah (Pemilik Ka’bah).

Nilai yang Bisa Diajarkan

  • Bersyukur atas makanan yang kita makan setiap hari.
  • Bersyukur atas rasa aman dan damai di lingkungan kita.
  • Menyembah hanya kepada Allah, bukan kepada yang lain.

Cara Mengajarkan ke Anak Kelas 1

  1. Cerita Singkat: Ceritakan bahwa suku Quraisy adalah nenek moyang Nabi Muhammad. Mereka sering bepergian jauh untuk berdagang. Allah melindungi perjalanan mereka sehingga aman dan bisa mendapatkan makanan yang cukup.
  2. Tanya Jawab: “Siapa yang memberi kita makanan?” (Allah). “Siapa yang membuat kita aman?” (Allah). “Maka siapa yang harus kita sembah?” (Allah).
  3. Visual: Tunjukkan gambar Ka’bah, serta gambar orang bepergian dengan unta di musim dingin dan musim panas (gunakan ilustrasi sederhana).

Tabel Ringkasan Kedua Surat

AspekAn-NashrAl-Quraisy
Jumlah Ayat34
Kata KunciPertolongan, kemenangan, bertasbih, istighfarKebiasaan Quraisy, musim dingin-panas, makanan, aman
Nilai UtamaRendah hati setelah sukses, rajin berdoaSyukur atas makanan dan keamanan, tauhid (hanya Allah yang disembah)
Metode HafalanGerakan tangan (menang → tepuk dada)Visual (gambar Ka’bah, unta, makanan)

Contoh Aktivitas Pembelajaran untuk Kelas 1

Aktivitas 1: Menyusun Kartu Ayat

  • Buat kartu-kartu berisi potongan ayat (setiap kartu 1 ayat). Minta siswa menyusun kartu tersebut secara berurutan.
  • Untuk Surat An-Nashr: 3 kartu. Untuk Surat Al-Quraisy: 4 kartu.

Aktivitas 2: Mewarnai Gambar

  • Sediakan gambar Ka’bah, orang bepergian, dan makanan. Siswa mewarnai sambil diingatkan bahwa semua ini adalah nikmat dari Allah.
  • Setelah mewarnai, siswa diminta menempelkan tulisan surat Al-Quraisy di bawah gambar.

Aktivitas 3: Setoran Hafalan dengan Bintang

  • Buat papan prestasi kelas. Setiap kali siswa berhasil menyetor hafalan An-Nashr, beri 1 bintang. Hafalan Al-Quraisy, beri 1 bintang lagi.
  • Jika hafal keduanya, beri hadiah khusus (misalnya stiker atau tepuk tangan meriah).

Contoh Soal Evaluasi Sederhana

A. Isian Singkat

  1. Surat An-Nashr terdiri dari … ayat. (jawaban: 3)
  2. Pada surat An-Nashr, kita diperintahkan untuk bertasbih dan … (jawaban: istighfar/meminta ampun)
  3. Surat Al-Quraisy menceritakan tentang kebiasaan suku … (jawaban: Quraisy)
  4. “Alladzī aṭ’amahum min jūi” artinya “Yang telah memberi mereka makanan untuk menghilangkan …” (jawaban: lapar)

B. Praktik Hafalan

  • Siswa diminta membaca/memperagakan hafalan Surat An-Nashr atau Al-Quraisy secara bergiliran di depan kelas.

Bahan Ajar Kelas 1: Mengenal Huruf Hijaiyah

Materi mengenal huruf hijaiyah merupakan fondasi penting bagi siswa kelas 1 agar kelak mampu membaca Al-Qur’an dengan baik. Berikut bahan ajar lengkap yang dapat digunakan.


A. Kompetensi Dasar dan Tujuan Pembelajaran

Capaian Pembelajaran (Fase A):
Peserta didik mampu mengenal huruf hijaiyah berharakat dan huruf hijaiyah bersambung sebagai dasar membaca Al-Qur’an .

Tujuan Pembelajaran:

  1. Siswa mampu menyebutkan huruf hijaiyah dari alif sampai ya dengan lafal yang benar .
  2. Siswa mampu mengenal tanda baca (harakat) fathah, kasrah, dan dhammah .
  3. Siswa mampu melafalkan huruf hijaiyah berharakat dengan benar .

B. Materi Pokok

1. Pengertian Huruf Hijaiyah

Huruf hijaiyah adalah huruf-huruf yang digunakan dalam aksara Arab untuk menulis Al-Qur’an. Jumlah huruf hijaiyah ada 28 huruf . Seperti halnya huruf alfabet di Indonesia, huruf hijaiyah adalah lambang bunyi yang membentuk kata dan kalimat dalam bahasa Arab .

Catatan Guru: Sampaikan bahwa mempelajari huruf hijaiyah adalah kewajiban bagi umat Islam karena merupakan dasar membaca Al-Qur’an. 


2. Daftar Huruf Hijaiyah (dari Alif sampai Ya)

No.HurufNamaNo.HurufNama
1اAlif15صShad
2بBa16ضDhad
3تTa17طTha
4ثTsa18ظZha
5جJim19ع‘Ain
6حHa20غGhain
7خKha21فFa
8دDal22قQaf
9ذDzal23كKaf
10رRa24لLam
11زZai25مMim
12سSin26نNun
13شSyin27وWaw
14عSad28هـHa
29لاLam-Alif
30يYa

Catatan: Beberapa sumber menyebutkan 30 huruf jika memasukkan Lam-Alif (لا) sebagai satu kesatuan .


3. Mengenal Harakat (Tanda Baca)

Huruf hijaiyah baru bisa dibunyikan apabila diberi harakat . Harakat dasar yang perlu diperkenalkan di kelas 1 ada tiga:

HarakatLambangNamaBunyiContoh
FathahَFathaha (contoh: بَ = ba)بَ
KasrahِKasrahi (contoh: بِ = bi)بِ
DhammahُDhammahu (contoh: بُ = bu)بُ

C. Metode Pembelajaran yang Efektif

Untuk siswa kelas 1, metode pembelajaran harus menyenangkan dan interaktif . Berikut beberapa pendekatan yang direkomendasikan:

MetodeKegiatan
Ceramah + DemonstrasiGuru menunjukkan poster huruf hijaiyah dan harakat, lalu melafalkan satu per satu, siswa menirukan .
Make and MatchSiswa memasangkan kartu huruf hijaiyah dengan kartu harakat atau bunyinya secara berkelompok .
Membaca Nyaring (Reading Aloud)Siswa melafalkan huruf hijaiyah secara bergiliran dengan suara keras .
Media VisualGunakan poster, alat peraga tiga dimensi, atau video pembelajaran huruf hijaiyah .
BernyanyiLagu huruf hijaiyah dengan irama ceria untuk memudahkan hafalan.

D. Kegiatan Pembelajaran (Skenario 1 Pertemuan)

A. Pendahuluan (10 menit)

  1. Guru memberi salam dan berdoa bersama .
  2. Menanyakan kabar dan memeriksa kehadiran siswa.
  3. Memberikan pertanyaan pemantik:
    • “Siapa yang sudah bisa membaca Al-Qur’an?”
    • “Siapa yang sudah mengenal huruf hijaiyah?” 
  4. Menyampaikan tujuan pembelajaran.

B. Kegiatan Inti (50 menit)

  1. Mengamati: Guru menempelkan poster huruf hijaiyah di papan tulis, siswa mengamati .
  2. Menjelaskan: Guru menjelaskan bahwa Al-Qur’an ditulis dengan huruf hijaiyah dan huruf ini harus dikenali dan dihafal .
  3. Menirukan: Guru melafalkan huruf hijaiyah satu per satu, siswa menirukan dengan suara keras .
  4. Berlatih: Siswa dibagi dalam kelompok kecil. Setiap kelompok diminta melafalkan huruf hijaiyah secara bergantian .
  5. Memperkuat: Guru menayangkan video pembelajaran tentang huruf hijaiyah .

C. Penutup (10 menit)

  1. Menyimpulkan pembelajaran bersama siswa.
  2. Refleksi: “Apa yang sudah kalian pelajari hari ini?” 
  3. Memberi tugas: berlatih melafalkan huruf hijaiyah di rumah.
  4. Menutup pelajaran dengan doa dan salam.

E. Media dan Alat Peraga

MediaKeterangan
Poster Huruf HijaiyahMenampilkan 28 huruf dengan ukuran besar dan jelas .
Poster HarakatMenampilkan fathah, kasrah, dhammah beserta contohnya .
Kartu Huruf dan HarakatUntuk permainan make and match .
Lembar Kerja Siswa (LKS)Berisi latihan menebalkan huruf hijaiyah dengan panduan titik-titik .
Video PembelajaranMenampilkan pelafalan huruf hijaiyah yang benar .

F. Penilaian dan Evaluasi

1. Penilaian Lisan

  • Siswa diminta menunjukkan dan melafalkan huruf hijaiyah yang ditunjuk guru.
  • Siswa diminta menyebutkan nama harakat yang ditunjukkan guru .

2. Penilaian Praktik

  • Siswa menirukan pelafalan huruf hijaiyah berharakat yang dicontohkan guru.
  • Siswa memasangkan kartu huruf dengan kartu harakat yang sesuai .

3. Rubrik Penilaian Sederhana

KriteriaMahirCakapLayakBaru Berkembang
Menyebutkan HurufMenyebutkan semua huruf dengan benarMenyebutkan sebagian besar hurufMenyebutkan beberapa hurufBelum dapat menyebutkan
Melafalkan HarakatMelafalkan dengan benar dan jelasMelafalkan dengan cukup jelasMelafalkan namun masih terbata-bataBelum dapat melafalkan

G. Refleksi untuk Guru

Setelah pembelajaran, guru dapat merenungkan:

  1. Apakah kegiatan belajar berhasil?
  2. Kesulitan apa yang dialami siswa?
  3. Apakah seluruh siswa mengikuti pelajaran dengan baik?
  4. Apa langkah perbaikan untuk pertemuan berikutnya? 

H. Sumber Belajar

  • Buku Al-Qur’an Hadis Kelas 1 Kementerian Agama RI .
  • Poster huruf hijaiyah dan harakat.
  • Lembar kerja menulis huruf hijaiyah dengan titik-titik .
  • Video pembelajaran dari sumber terpercaya.

Bahan Ajar Kelas 1: Memahami Hadis tentang Kebersihan

Materi hadis tentang kebersihan merupakan salah satu ajaran fundamental yang diajarkan kepada siswa kelas 1 MI. Tujuannya adalah menanamkan kesadaran akan pentingnya kebersihan sebagai bagian dari keimanan sekaligus membentuk karakter muslim yang bersih dan sehat .


A. Kompetensi Dasar dan Tujuan Pembelajaran

Capaian Pembelajaran (Fase A):
Peserta didik mampu memahami hadis tentang kebersihan secara sederhana, menghafalkannya, dan menerapkan nilai kebersihan dalam kehidupan sehari-hari .

Tujuan Pembelajaran:

  1. Siswa mampu melafalkan hadis tentang kebersihan dengan benar .
  2. Siswa mampu mengetahui arti hadis secara sederhana .
  3. Siswa mampu menghafalkan hadis tentang kebersihan .
  4. Siswa mampu menunjukkan perilaku bersih dalam kehidupan sehari-hari .

B. Materi Pokok: Hadis tentang Kebersihan

1. Teks Hadis (Arab, Latin, dan Arti)

ArabLatinArti
اَلطُّهُوْرُ شَطْرُ الْإِيْمَانِAṭ-ṭahūru syaṭrul īmān“Kebersihan adalah sebagian dari iman.” (HR. Muslim) 

2. Penjelasan Hadis untuk Anak Kelas 1

Hadis ini mengajarkan bahwa kebersihan itu penting, bahkan termasuk bagian dari iman seseorang . Artinya, orang yang beriman pasti menyukai kebersihan dan menjaganya.

Makna sederhana untuk anak-anak:

  • Hadis ini mengajarkan kita untuk selalu hidup bersih .
  • Bersih itu banyak macamnya: badan bersih, pakaian bersih, dan lingkungan bersih .
  • Jika kita bersih, berarti kita adalah muslim yang baik .

Catatan Guru: Secara akademis, redaksi “an-nadhafatu minal iman” dikenal sebagai ungkapan populer, sedangkan redaksi hadis yang diriwayatkan Imam Muslim adalah “aṭ-ṭahūru syaṭrul īmān” (kesucian/kebersihan adalah sebagian dari iman) . Keduanya mengandung makna yang sama: kebersihan adalah bagian penting dari iman.


C. Contoh Penerapan dalam Kehidupan Sehari-hari

Setelah memahami hadis, siswa diajak menerapkan nilai kebersihan dalam hal-hal berikut:

Aspek KebersihanContoh Kegiatan
Bersih BadanMandi teratur 2 kali sehari, menggosok gigi, mencuci tangan sebelum makan .
Bersih PakaianMengganti pakaian setiap hari, tidak memakai pakaian kotor .
Bersih LingkunganTidak membuang sampah sembarangan, membersihkan halaman dan tempat ibadah .

Praktik Mencuci Tangan yang Baik

Agar lebih mudah diingat, siswa dapat diajarkan langkah mencuci tangan yang benar melalui lagu dan gerakan :

  1. Basahi tangan dengan air mengalir.
  2. Gunakan sabun.
  3. Gosok telapak tangan, punggung tangan, sela-sela jari, dan kuku.
  4. Bilas dengan air bersih.
  5. Keringkan dengan handuk bersih.

Waktu penting mencuci tangan: sebelum makan, setelah dari toilet, dan setelah bermain .


D. Metode dan Kegiatan Pembelajaran

KegiatanDeskripsi
MengamatiGuru menunjukkan gambar anak-anak yang sedang mandi, mencuci tangan, dan membersihkan lingkungan .
MenirukanGuru melafalkan hadis “Aṭ-ṭahūru syaṭrul īmān” secara berulang, siswa menirukan .
MenghafalSiswa menghafal hadis dengan bimbingan guru. Hafalan diulang setiap pertemuan .
BerceritaGuru bercerita tentang pentingnya kebersihan dan akibat jika malas menjaga kebersihan (misalnya: sakit) .
Prakerja (Role Play)Siswa mempraktikkan cara mencuci tangan, menggosok gigi, dan membersihkan kelas .
BernyanyiLagu “Cuci Tangan” atau “Sikat Gigi” untuk membuat pembelajaran menyenangkan .

E. Aktivitas Pembelajaran (Skenario 1 Pertemuan)

A. Pendahuluan (10 menit)

  1. Salam dan doa bersama.
  2. Tanya jawab: “Siapa tadi pagi sudah mandi?” “Siapa yang sudah sikat gigi?”
  3. Menyampaikan tujuan: belajar hadis tentang kebersihan.

B. Kegiatan Inti (50 menit)

  1. Mengenal Hadis: Guru menuliskan hadis “Aṭ-ṭahūru syaṭrul īmān” di papan tulis, lalu membacakan artinya .
  2. Menirukan: Guru melafalkan hadis berulang kali, siswa menirukan dengan semangat .
  3. Menghafal: Siswa menghafal hadis secara bersama-sama dan bergiliran .
  4. Mengamati Gambar: Guru menunjukkan gambar kegiatan bersih-bersih, siswa menyebutkan apa yang mereka lihat .
  5. Praktik: Siswa diajak ke wastafel untuk mempraktikkan cuci tangan yang benar .

C. Penutup (10 menit)

  1. Menyimpulkan: “Hadis yang kita pelajari artinya kebersihan adalah sebagian dari iman.”
  2. Refleksi: “Mulai hari ini, kita harus rajin mandi, sikat gigi, dan cuci tangan.”
  3. Tugas: Hafalkan hadis di rumah dan terapkan kebersihan.
  4. Doa dan salam.

F. Media dan Alat Peraga

MediaKeterangan
Poster HadisTulisan Arab, Latin, dan arti hadis ukuran besar .
Gambar AnimasiGambar anak mandi, sikat gigi, cuci tangan, membuang sampah .
Video PembelajaranVideo lagu cuci tangan atau animasi tentang kebersihan .
Sabun dan WastafelUntuk praktik langsung mencuci tangan .

G. Penilaian dan Evaluasi

1. Penilaian Hafalan

  • Siswa diminta melafalkan hadis “Aṭ-ṭahūru syaṭrul īmān” di depan kelas .

2. Penilaian Sikap (Observasi)

  • Guru mengamati perilaku siswa: apakah mereka menjaga kebersihan diri (kuku bersih, pakaian rapi) dan lingkungan (membuang sampah pada tempatnya) .

3. Soal Sederhana (Lisan/Tertulis)

  • “Apa arti hadis Aṭ-ṭahūru syaṭrul īmān?” (Jawaban: Kebersihan adalah sebagian dari iman)
  • “Sebutkan 2 cara menjaga kebersihan badan!” (Jawaban: mandi, sikat gigi, cuci tangan)

4. Rubrik Penilaian

KriteriaMahirCakapBaru Berkembang
Hafalan HadisHafal dengan lancarHafal dengan bantuanBelum hafal
Praktik KebersihanSelalu menerapkanKadang menerapkanBelum terbiasa

H. Sumber Belajar

  • Buku Al-Qur’an Hadis Kelas 1 MI (Kementerian Agama RI) .
  • Buku Pendidikan Agama Islam dan Budi Pekerti Kelas 1 SD .
  • Modul ajar dan RPP hadis kebersihan .

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *